Minggu, 27 Oktober 2013

SEJARAH FUTSAL DUNIA

Meski tercatat dalam sejarah bahwa sepakbola dalam ruang pernah dilakukan di Kanada pada tahun 1854, serta terjadi perdebatan dan klaim dari beberapa negara atas asal muasal futsal, namun secara umum telah diterima bahwa Futsal ditemukan oleh Juan Carlos Ceriani. Jelang Piala Dunia Futsal Pertama kali di Uruguay tahun 1930. Ceriani, pelatih asal Argentina yang sedang melatih Tim Nasional sepakbola Uruguay dinobatkan sebagai penemu olahraga ini.
Juan Carlos Ceriani
Berawal dari rasa kesal dan dongkol kepada cuaca yang melanda Montevideo, jadwal latihan seringkali di ganggu datangnya hujan, latih tanding dan rencana yang disusunpun berantakan, jika hujan reda lapanganpun tergenang air. Tak ingin rencananya gagal terus, Ceriani memutuskan untuk mencari tempat tertutup agar timnya tetap bisa berlatih dan bertanding dan dipilihkan gedung bola basket. Pada awalnya di dalam gedung itu teknik dan cara bermain sepakbola diterapkan sama persis dengan sepakbola lapangan terbuka.
Beberapa waktu kemudian Ceriani mencoba mengurangi jumlah pemain dan menetapkan aturan-aturan baru permainan sepakbola dalam ruang itu. Para pemain yang rata-rata berusia muda dan penonton yang kebanyakan remaja saat itu tertarik dan mencoba memainkannya, mereka berkomentar permainan itu asik dan keren.
Pada saat itu nama futsal belumlah digunakan, permainan itu di sebut sebagai five-a-side-game sementara bagi Negara berbahasa Spanyol dan Portugis menyebutnya sebagai futebol de salao (sepakbola dalam ruang). Secara internasional dan nasional nama Indoor Soccer lebih popular jika di bandingkan kedua nama diatas. Nama Futsal digunakan secara resmi setelah FIFA pada tahun 1989 mengambil-alih pengelolaan dan penguasaan dari FIFUSA.
Perseteruan asal muasal olahraga futsal juga di lontarkan Brazil, selain Kanada. Brazil menganggap jauh sebelum Ceriani menemukan futsal di Montevideo, di negara Brazil, terutama kota Sao Paulo telah di lakukan pertandingan sepakbola street soccer yang mirip futsal.
Perseteruan pengelolaan dan penguasaan organisasi juga terjadi antara FIFUSA dan FIFA serta FIFA dan AMF. Pada awalnya FIFUSA (Federacao Internationale de Futebol de Salao) pemegang pengelolaan dan penguasaan futsal di dunia, pada masa ini futsal dikenal dengan nama five-a-side-game. Kemelut terjadi ketika presiden FIFUSA saat itu Joao Havelange, diangkat menjadi Presiden FIFA di tahun yang sama (1974). Melalui berbagai upaya akhirnya five-a-side-game diambil alih oleh FIFA pada tahun 1989 dan nama five-a-side-game dirubah menjadi futsal. Beberapa aturan penting dirubah diantaranya; Ukuran bola masa FIFUSA di buat lebih besar namun beratnya dipertahankan, memperkenalkan wasit kedua untuk mengganti hakim garis, dan tidak memberlakukan system offside, merubah lembaran kedalam menjadi tendangan ke dalam saat bola out dan tidak membatasi jumlah pemain keluar atau masuk pertandingan.
Perseteruan masih terus berlanjut hingga kini, sebagian anggota FIFUSA mendirikan organisasi tandingan lain untuk membidangi dan mengurusi futsal, yaitu AMF (Associacion Mundial de Futsal), sama seperti FIFA, AMF juga memiliki aturan bermain, Negara anggota, piala dunia dan kepengurusan di berbagai Negara, salah satu even yang terkenal adalah The Homeless World Cup dimana Indonesia pernah menjadi Juara Favorit dan mengalahkan banyak Negara Eropa, ajang ini diikuti oleh para pemain kategori kaum miskin, gelandangan atau penyandang masalah social lainnya. Sedangkan di Amerika Serikat juga ada turnamen bernama Street Soccer Cup dengan tujuan keakraban dan sangat diminati masyarakat.

0 komentar:

Posting Komentar